Di Ruang Lab Bahasa Mutiara Persada International School, Ms. Indriyani mendekati Dhania yang tengah menunduk, air mata jatuh di buku catatannya. Tanti dan Lukito berdiri kikuk di dekatnya.
Di Ruang Lab Bahasa Mutiara Persada International School, Ms. Indriyani mendekati Dhania yang tengah menunduk, air mata jatuh di buku catatannya. Tanti dan Lukito berdiri kikuk di dekatnya.
Berita Terkait
Headlines
Tag: pendidikan karakter
Bimbingan Kharakter
Pola Penghindaran Konsekuensi
Di Lab Bahasa Mutiara Persada International School, Ms Indriyani memandang tiga siswanya, Dhania, Tanti, dan Lukito. Pecahan vas bunga tergeletak di meja. Tanpa sengaja, Lukito menyenggolnya, dan vas itu pecah.
Wejangan Hidup
Bukan Sekadar Tangisan
Di Mutiara Persada International School, Ruangan Perpustakaan hening. Ms Indriyani bersama tiga siswanya duduk di sana, tenang, membaca.

Wejangan Hidup: Kecilkan Otak, Besarkan Hati dan Belajar Menerima Kritik
Siang itu, Lab Bahasa Mutiara Persada Inernational School tampak lengang. Di pojok, Lukito duduk dengan tampang sedih. Jabatan Ketua OSIS baru saja ia lepaskan.
Wejangan Hidup:
Bahasa adalah Sidik Jari Kepribadian dan Cermin Diri
Ruang Lab Bahasa terasa sejuk dan nyaman. Empat orang duduk melingkar di karpet putih.
Rotary Club Medan Talenta dan Rotary District 3410 Tanamkan Nilai Kepemimpinan kepada Generasi Muda
Komitmen dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berjiwa sosial terus ditunjukkan oleh Rotary Club Medan Talenta bersama Rotary District 3410 melalui kegiatan sosialisasi nilai-nilai Rotary yang digelar di Sekolah Boddhicita Medan, Sabtu, (11/4/2026).
Wejangan Hidup:
Setiti, ngati-ati, nganggo ati, jo korupsi
Di Mutiara Persada International School, lab bahasa, Ms. Indriyani berdiri di depan papan tulis interaktif, tersenyum melihat tiga siswanya, Dhania, Tanti, dan Lukito, yang baru saja selesai presentasi tentang etika kepemimpinan.
Wejangan Hidup:
Benih Korupsi: Hidup Sekali, Jangan Sampai Sambat Bolak-Balik
Di tepi lapangan padel, Ms. Indriyani duduk di bangku kayu. Di depannya, Dhania, Tanti, dan Lukito, masih mengatur napas, raket masih erat di genggaman.
Wejangan Hidup:
Jika kita menyimpan sakit hati
Di aula Mutiara Persada International School, layar LCD masih bersih, tapi wajah-wajah siswa tampak penuh pertanyaan yang belum terjawab. Ms Indriyani sedang tekun menyiapkan tabletnya.
Rasa Ingin dan Tahu Cukup: Kunci Hidup Seimbang
Orang yang merasa cukup takkan serakah, hingga terhindar dari perilaku memalukan atau mencoreng martabat.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.






