Di Ruang Diskusi Mutiara Persada International School sore itu temaram. Sinar jingga mentari menerangi meja dengan empat kursi di mana Ms Indriyani, dipanggil Ms. Indri duduk bersama tiga siswanya: Dhania, Tanti, dan Lukito.
Di Ruang Diskusi Mutiara Persada International School sore itu temaram. Sinar jingga mentari menerangi meja dengan empat kursi di mana Ms Indriyani, dipanggil Ms. Indri duduk bersama tiga siswanya: Dhania, Tanti, dan Lukito.
Berita Terkait
Headlines
Kategori: Collection
Wejangan Hidup:
Bahasa adalah Sidik Jari Kepribadian dan Cermin Diri
Ruang Lab Bahasa terasa sejuk dan nyaman. Empat orang duduk melingkar di karpet putih.
Sabar Subur, Sebar Bubar: Wejangan Bijak Lawan Fitnah di Sekolah
Ms. Indriyani duduk di depan Dhania, Tanti, dan Lukito, yang tampak masih panas setelah kejadian siang tadi: munculnya story yang menuduh Dhania “sok suci” yang menyebar cepat.

Makna Paskah: Dari Gelap Menuju Terang dalam Iman
Di teras gereja tua, angin sore berhembus pelan. Dua anak muda, Shinta dan Rama, duduk bersama Romo Cladio.
Wejangan Hidup:
Setiti, ngati-ati, nganggo ati, jo korupsi
Di Mutiara Persada International School, lab bahasa, Ms. Indriyani berdiri di depan papan tulis interaktif, tersenyum melihat tiga siswanya, Dhania, Tanti, dan Lukito, yang baru saja selesai presentasi tentang etika kepemimpinan.
Wejangan Hidup:
Benih Korupsi: Hidup Sekali, Jangan Sampai Sambat Bolak-Balik
Di tepi lapangan padel, Ms. Indriyani duduk di bangku kayu. Di depannya, Dhania, Tanti, dan Lukito, masih mengatur napas, raket masih erat di genggaman.
Wejangan Hidup:
Jika kita menyimpan sakit hati
Di aula Mutiara Persada International School, layar LCD masih bersih, tapi wajah-wajah siswa tampak penuh pertanyaan yang belum terjawab. Ms Indriyani sedang tekun menyiapkan tabletnya.
Rasa Ingin dan Tahu Cukup: Kunci Hidup Seimbang
Orang yang merasa cukup takkan serakah, hingga terhindar dari perilaku memalukan atau mencoreng martabat.
Wisata Yunnan vs Dieng: Inspirasi Pariwisata Berbasis Budaya
Wisata Dunia
Memetik Bintang di Yunnan, Menanam Harapan di Nusantara
Character Building:
Karakter ‘Sage on the Stage atau Guide on the Side’?
Di ruang guru SMA Mutiara Persada, Mr Kostaman ( dipanggil Mr Kho ) duduk tenang baca buku filsafat. Ms Lovanca baru selesai koreksi, sementara Mr Slamet sibuk baca berita.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.






