Di Ruang Diskusi Mutiara Persada International School sore itu temaram. Sinar jingga mentari menerangi meja dengan empat kursi di mana Ms Indriyani, dipanggil Ms. Indri duduk bersama tiga siswanya: Dhania, Tanti, dan Lukito.
Perjalanan Past District Governor (PDG) Keliek J. Soegiarto di Rotary International menjadi salah satu kisah kepemimpinan yang memberi warna bagi perkembangan organisasi pelayanan tersebut di Indonesia.
Berita Terkait
Headlines
rotaryindonesia.com
Wejangan Hidup:
Bahasa adalah Sidik Jari Kepribadian dan Cermin Diri
Ruang Lab Bahasa terasa sejuk dan nyaman. Empat orang duduk melingkar di karpet putih.
Sabar Subur, Sebar Bubar: Wejangan Bijak Lawan Fitnah di Sekolah
Ms. Indriyani duduk di depan Dhania, Tanti, dan Lukito, yang tampak masih panas setelah kejadian siang tadi: munculnya story yang menuduh Dhania “sok suci” yang menyebar cepat.

Rotary Club Medan Talenta dan Rotary District 3410 Tanamkan Nilai Kepemimpinan kepada Generasi Muda
Komitmen dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berjiwa sosial terus ditunjukkan oleh Rotary Club Medan Talenta bersama Rotary District 3410 melalui kegiatan sosialisasi nilai-nilai Rotary yang digelar di Sekolah Boddhicita Medan, Sabtu, (11/4/2026).
Wisata Kuliner Nusantara: Makna Rasa dalam Locavora
Di dapur, dengan aroma bumbu yang padat, Mak Bhe lagi menumbuk cabai saat Yuli dan Ali masuk.
Makna Paskah: Dari Gelap Menuju Terang dalam Iman
Di teras gereja tua, angin sore berhembus pelan. Dua anak muda, Shinta dan Rama, duduk bersama Romo Cladio.
Rotary Club Medan Talenta Gelar Pemilihan Presiden Nominee Lewat Debat Terbuka dan Voting Demokratis
Rotary Club of Medan Talenta kembali menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola organisasi yang transparan dan modern dengan menggelar Pemilihan Presiden Nominee untuk periode Rotary Year (RY) 2027–2028.
Wejangan Hidup:
Setiti, ngati-ati, nganggo ati, jo korupsi
Di Mutiara Persada International School, lab bahasa, Ms. Indriyani berdiri di depan papan tulis interaktif, tersenyum melihat tiga siswanya, Dhania, Tanti, dan Lukito, yang baru saja selesai presentasi tentang etika kepemimpinan.
Wejangan Hidup:
Benih Korupsi: Hidup Sekali, Jangan Sampai Sambat Bolak-Balik
Di tepi lapangan padel, Ms. Indriyani duduk di bangku kayu. Di depannya, Dhania, Tanti, dan Lukito, masih mengatur napas, raket masih erat di genggaman.
Wejangan Hidup:
Jika kita menyimpan sakit hati
Di aula Mutiara Persada International School, layar LCD masih bersih, tapi wajah-wajah siswa tampak penuh pertanyaan yang belum terjawab. Ms Indriyani sedang tekun menyiapkan tabletnya.














