BANDA ACEH, RadarJakarta.id – Upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya melalui program pembangunan sumur bor yang didukung Rotary International District 3410 bersama Kepolisian Daerah Aceh.
Program tersebut disalurkan melalui Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Aceh (YAKESMA) dengan total bantuan dana sebesar Rp 140 juta.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, dana tersebut dimanfaatkan untuk membangun 14 unit sumur bor yang tersebar di sejumlah wilayah di Aceh.
Pembangunan sumur bor ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.
Dilaksanakan Secara Bertahap
Program pembangunan sumur bor tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan sejumlah kepolisian resor (Polres) di berbagai daerah sebagai pelaksana di lapangan.
Pada tahap pertama, dibangun 7 unit sumur bor dengan total penggunaan dana sebesar Rp 70.581.000.
Sumur bor tersebut dibangun di beberapa wilayah, antara lain:
Aceh Tengah, untuk masyarakat Kampung Toweren Toa yang diwakili Imam Kampung Sufiandi
Bener Meriah, di Desa Uning Gelime yang diwakili Sugeng S.
• Aceh Selatan, di Desa Naca yang dipimpin Keuchik M. Anwar
• Bireuen
• Aceh Barat, di Desa Blang Cot Mameh yang diwakili Sekretaris Desa Dedi
Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Polres setempat guna memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Tambahan 7 Sumur Bor
Selanjutnya, Polda Aceh melanjutkan pembangunan 7 unit sumur bor tambahan menggunakan sisa dana program.
Sumur bor pada tahap kedua dibangun di beberapa wilayah, yaitu:
• Aceh Tenggara
• Aceh Jaya
• Aceh Timur
• Woyla Barat, Aceh Barat, tepatnya di Pesantren Babul Ula yang dipimpin Darwis selaku Geuchik Gampong Napai
• Kota Langsa, di SD Negeri 2 Selalah yang dipimpin Kepala Sekolah Nurhayati
Total dana yang digunakan pada tahap kedua mencapai Rp 68.396.000, dengan sisa dana akhir sebesar Rp 1.023.000.
Mendukung Kesehatan dan Aktivitas Warga
Seluruh 14 sumur bor yang telah dibangun tersebut kini telah diserahterimakan kepada masyarakat penerima manfaat.
Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk kebutuhan rumah tangga, kegiatan sosial, maupun fasilitas pendidikan dan keagamaan.
Selain itu, ketersediaan air bersih juga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat.
Program ini menjadi contoh sinergi antara organisasi internasional, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berfokus pada kebutuhan dasar warga.
Direncanakan Tambah 16 Titik Sumur
Dalam laporan yang disampaikan, Direktur Lalu Lintas Polda Aceh juga mengungkapkan rencana untuk melanjutkan program tersebut dengan membangun 16 titik sumur bor tambahan di berbagai wilayah Aceh.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Polda Aceh berharap adanya dukungan lanjutan dari Rotary International serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses air bersih.
(Berdasarkan laporan resmi Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, 15 Februari 2026)












