“Di Rotary, etika bukan teori—ia hidup dalam keberanian untuk jujur pada diri sendiri sebelum bertindak.”
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri terbaik Indonesia di panggung internasional. DRR Tatik Nurhalisah berhasil meraih posisi 2nd Winner dalam ajang bergengsi Top Rotaractors Awards – Asia Pacific 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Asia Pacific Regional Rotaract Conference (APRRC) 2026 di Chiang Mai, Thailand, pada 21–24 Mei 2026.
Berita Terkait
Headlines
rotaryindonesia.com
Rotary Indonesia Bangun Sumur Pompa di Pesantren Aceh Selatan, Didukung Polda Aceh
“Dengan adanya sumur pompa ini, kebutuhan air bersih pesantren sangat terbantu. Semoga Allah membalas kebaikan Rotary Indonesia dengan pahala berlipat.”
Rotary Perkuat Aksi Kemanusiaan, Salurkan Bantuan dan Bangun Sumur Bor di Aceh
Banda Aceh, RotaryIndonesia.com – Rotary Club Indonesia bersama Lantip Indonesia terus memperkuat komitmen kemanusiaan dalam […]

Wisata Budaya: MISTERI OMA LIEM
“Sejarah bukan hanya tentang masa lalu, tetapi tentang bagaimana perbedaan budaya dirawat agar tetap hidup dan bermakna.”
World Polio Day 2025: Rotary Serukan Perang Lawan Polio
“Polio hanya bisa dicegah dengan imunisasi lengkap. Setiap anak berhak mendapatkan vaksin polio.”
Rotary Indonesia, World Polio Day, Rekor MURI, Eradikasi Polio, Aksi Kemanusiaan
“Rotary is not just an organization, but a global movement that changes lives.”
Bekerja Dalam Diam, Rotary Menyelamatkan Sumut–Aceh
“Ketika banyak orang berlomba terlihat, kemanusiaan justru paling kuat saat bekerja dalam diam.”
Bencana Aceh-Sumatra Ribuan Jiwa Melayang, Air Bersih Lenyap: Rotary & LANTIP Turun Langsung Bangun Harapan
“Ketika air bersih hilang, kemanusiaan tidak boleh ikut mengering.”
SACRIFICE: DNA Pemimpin Rotarian Masa Depan, Ketika Kekuasaan Ditinggalkan Demi Dampak Kemanusiaan
“SACRIFICE bukan tentang kehilangan kekuasaan, melainkan keberanian meninggalkan ego demi dampak kemanusiaan yang abadi.”
Sanny Suharli, 35 Tahun Menyala: Jalan Sunyi Kemanusiaan Rotary Indonesia
“Berbagi bukan soal menunggu kaya, tetapi soal kemauan memberi dengan tenaga, ilmu, bahkan senyum, kita bisa mengubah hidup seseorang.”














