JAKARTA, RotaryIndonesia.com – Rotary Club Bandung Kota Kembang terus memperkuat perannya sebagai organisasi pelayanan masyarakat melalui berbagai program berkelanjutan di bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Presiden Al Fauziah, klub ini juga mencatat prestasi membanggakan sebagai salah satu klub terbaik dalam pengembangan keanggotaan di wilayah Rotary International District 3410 Indonesia.
Berbagai kegiatan sosial telah dijalankan secara konsisten, mulai dari pembinaan UMKM dengan pendampingan Past President Endang Paminto, pembagian paket sembako, sunatan massal, hingga program pendampingan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Tak hanya itu, Rotary Club Bandung Kota Kembang juga aktif mengembangkan program pelestarian lingkungan melalui pengelolaan limbah organik rumah tangga menjadi eco enzyme, serta edukasi budidaya maggot (Black Soldier Fly/BSF) sebagai solusi pengolahan sampah organik yang bernilai ekonomi.
Endang Paminto mengatakan, salah satu program unggulan yang sedang berjalan adalah edukasi pembuatan eco enzyme di sekolah-sekolah.
“Kami memiliki program pengelolaan limbah organik sayuran dan buah-buahan menjadi eco enzyme yang ditujukan untuk 54 SMP Negeri di Kota Bandung. Saat ini sosialisasi telah dilakukan di empat sekolah dan akan terus diperluas,” ujar Endang saat ditemui di Soedarpo’s Rotary Corner, Gedung Samudra Kirana, Sunter, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Endang, Rotary juga terus melakukan sosialisasi di berbagai daerah serta mendorong pemanfaatan maggot sebagai alternatif pengolahan sampah organik yang ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Di sektor pemberdayaan ekonomi, Rotary Club Bandung Kota Kembang turut membina pelaku UMKM dengan pendampingan usaha. Ke depan, klub tersebut juga akan mengembangkan produk khas Bandung yang mengangkat motif flora Indonesia sebagai identitas budaya lokal.
Presiden Rotary Club Bandung Kota Kembang, Al Fauziah, mengatakan pertumbuhan jumlah anggota menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap misi pelayanan Rotary.
Saat ini klub yang dipimpinnya memiliki sekitar 90 anggota, berhasil merekrut 65 anggota baru dalam satu tahun, dengan tingkat keaktifan mencapai 88 anggota, menjadikannya salah satu Rotary Club terbesar di wilayah District 3410. Di Kota Bandung sendiri terdapat empat Rotary Club yang masing-masing dipimpin seorang presiden.
“Bertambahnya anggota bukan sekadar mengejar angka, tetapi memperluas jaringan orang-orang yang memiliki semangat melayani. Semakin banyak anggota yang aktif, semakin besar pula manfaat yang bisa kami berikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi,” kata Al Fauziah.
Ia menegaskan, Rotary Club Bandung Kota Kembang akan terus membuka ruang bagi para profesional, pelaku usaha, maupun masyarakat yang ingin terlibat dalam kegiatan kemanusiaan secara berkelanjutan.
Keberhasilan Rotary Club Bandung Kota Kembang dalam menjalankan berbagai program pelayanan sekaligus meningkatkan jumlah anggota mendapat apresiasi dari District Governor Rotary International District 3410 Indonesia, DR. Ir. Sanny Suharly.
Menurut Sanny, kepemimpinan Al Fauziah berhasil menghadirkan energi baru bagi organisasi sehingga mampu menjadi salah satu klub terbaik dalam perekrutan anggota baru.
“Saya memberikan apresiasi kepada Ibu Al Fauziah atas kepemimpinannya yang mampu membawa Rotary Club Bandung Kota Kembang menjadi salah satu klub terbaik dalam pengembangan keanggotaan. Keberhasilan merekrut kader-kader baru menunjukkan bahwa semangat pelayanan Rotary semakin diterima masyarakat dan menjadi modal penting untuk memperluas pengabdian kepada sesama,” ujar Sanny.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi Rotary Club lainnya di Indonesia untuk terus memperkuat organisasi tanpa mengurangi fokus pada pelayanan masyarakat.
Dengan semangat Service Above Self, Rotary Club Bandung Kota Kembang berkomitmen terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun lingkungan yang lebih sehat, ekonomi yang lebih mandiri, dan kepedulian sosial yang semakin luas.











