Rotary dan Polda Aceh Bangun 14 Sumur Bor, Bantu Akses Air Bersih Warga

banner 468x60

BANDA ACEH, RadarJakarta.id – Upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya melalui program pembangunan sumur bor yang didukung Rotary International District 3410 bersama Kepolisian Daerah Aceh.

Program tersebut disalurkan melalui Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Aceh (YAKESMA) dengan total bantuan dana sebesar Rp 140 juta.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Berdasarkan laporan yang diterima dari Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, dana tersebut dimanfaatkan untuk membangun 14 unit sumur bor yang tersebar di sejumlah wilayah di Aceh.

Pembangunan sumur bor ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.

Dilaksanakan Secara Bertahap

Program pembangunan sumur bor tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan sejumlah kepolisian resor (Polres) di berbagai daerah sebagai pelaksana di lapangan.

Pada tahap pertama, dibangun 7 unit sumur bor dengan total penggunaan dana sebesar Rp 70.581.000.

Program pembangunan sumur bor hasil kolaborasi Rotary International District 3410 dan Kepolisian Daerah Aceh memberikan manfaat langsung bagi warga di berbagai wilayah Aceh.

 

Sumur bor tersebut dibangun di beberapa wilayah, antara lain:
Aceh Tengah, untuk masyarakat Kampung Toweren Toa yang diwakili Imam Kampung Sufiandi
Bener Meriah, di Desa Uning Gelime yang diwakili Sugeng S.

Aceh Selatan, di Desa Naca yang dipimpin Keuchik M. Anwar

Bireuen

Aceh Barat, di Desa Blang Cot Mameh yang diwakili Sekretaris Desa Dedi

Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Polres setempat guna memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Tambahan 7 Sumur Bor

Selanjutnya, Polda Aceh melanjutkan pembangunan 7 unit sumur bor tambahan menggunakan sisa dana program.

Sumur bor pada tahap kedua dibangun di beberapa wilayah, yaitu:

• Aceh Tenggara

• Aceh Jaya

• Aceh Timur

Woyla Barat, Aceh Barat, tepatnya di Pesantren Babul Ula yang dipimpin Darwis selaku Geuchik Gampong Napai

Kota Langsa, di SD Negeri 2 Selalah yang dipimpin Kepala Sekolah Nurhayati

Total dana yang digunakan pada tahap kedua mencapai Rp 68.396.000, dengan sisa dana akhir sebesar Rp 1.023.000.

Mendukung Kesehatan dan Aktivitas Warga

Seluruh 14 sumur bor yang telah dibangun tersebut kini telah diserahterimakan kepada masyarakat penerima manfaat.

Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk kebutuhan rumah tangga, kegiatan sosial, maupun fasilitas pendidikan dan keagamaan.

Selain itu, ketersediaan air bersih juga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat.

Program ini menjadi contoh sinergi antara organisasi internasional, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berfokus pada kebutuhan dasar warga.

Direncanakan Tambah 16 Titik Sumur

Dalam laporan yang disampaikan, Direktur Lalu Lintas Polda Aceh juga mengungkapkan rencana untuk melanjutkan program tersebut dengan membangun 16 titik sumur bor tambahan di berbagai wilayah Aceh.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Polda Aceh berharap adanya dukungan lanjutan dari Rotary International serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses air bersih.

 

 

(Berdasarkan laporan resmi Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, 15 Februari 2026)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60