JAKARTA | Rotary International bukan sekadar organisasi sosial, tetapi telah menjelma menjadi kekuatan global yang diakui dunia internasional, termasuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selama lebih dari satu abad, Rotary konsisten hadir di garis depan isu kemanusiaan, perdamaian, kesehatan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan lintas negara.
PBB secara resmi menempatkan Rotary sebagai mitra strategis global, terutama dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kolaborasi ini terlihat nyata dalam berbagai program lintas negara, mulai dari pemberantasan polio, penanganan krisis kemanusiaan, hingga penguatan pendidikan dan kesehatan masyarakat di negara berkembang.
Salah satu tonggak paling bersejarah adalah program End Polio Now, yang menjadikan Rotary sebagai motor utama gerakan global pemberantasan polio. Bersama WHO, UNICEF, CDC, dan pemerintah dunia, Rotary telah membantu menurunkan kasus polio lebih dari 99 persen secara global, sebuah pencapaian yang diakui langsung oleh PBB sebagai model kolaborasi internasional paling sukses.
Di mata dunia, Rotary dipandang sebagai organisasi yang unik karena menggabungkan kepemimpinan lokal dengan jaringan global. Lebih dari 1,4 juta anggota Rotary di lebih dari 200 negara dan wilayah bergerak serempak, namun tetap berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat setempat. Inilah yang membuat program Rotary dinilai tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak luas.
PBB juga menilai Rotary memiliki kekuatan pada diplomasi kemanusiaan. Melalui program Rotary Peace Centers, Rotary berkontribusi mencetak pemimpin perdamaian dunia yang kini berperan aktif dalam resolusi konflik, kebijakan publik, dan kerja kemanusiaan internasional. Upaya ini sejalan dengan misi utama PBB dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.
Di Indonesia sendiri, peran Rotary terus mendapat sorotan positif dunia internasional. Rotary Indonesia aktif dalam isu pendidikan, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, penanggulangan bencana, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program-program tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata Indonesia dalam agenda global PBB.
Dengan rekam jejak panjang, transparansi, dan jejaring lintas sektor, Rotary International kini dipandang bukan hanya sebagai organisasi sukarela, melainkan aktor global perubahan. Di mata dunia dan PBB, Rotary adalah bukti bahwa kolaborasi masyarakat sipil mampu menciptakan dampak besar bagi masa depan umat manusia.***












